Hi, saya dr. Willey Eliot, M.Kes.

Nama saya dr. Willey Eliot, M.Kes. dan saya adalah seorang dokter laktasi, konsultan laktasi dan konselor laktasi. How can I help? Isi pesan Anda dan klik tanda panah untuk chatting dengan saya via whatsapp.

Suplementasi

SUPLEMENTASI

Suplementasi adalah proses memberi tambahan asupan pada bayi saat anak akan menyusu melalui SNS (Suplemental Nursing System), karena produksi ASI ibu yang drop akibat alasan-alasan tertentu, dalam hal ini ibu masih terus menyusui.

Yang dapat melakukan suplementasi adalah :

  1. Ibu menyusui yang mengalami masalah menyusui dan menyebabkan ASI nya berkurang sehingga harus dibantu suplementasi untuk menaikkan produksi ASI nya.
  2. Ibu yang sudah pernah menyusui namun karena sesuatu dan hal lain akhirnya berhenti menyusui dan pada suatu waktu berkeinginan untuk menyusui lagi.
  3. Ibu adopsi yang berkeinginan untuk menyusui bayi adopsinya.

Saat melakukan suplementasi disarankan untuk mencari ASIP donor sebagai asupan tambahan, namun dalam kondisi ASIP donor tidak bisa didapatkan ataupun orang tua keberatan menggunakan ASIP donor, gunakan susu formula untuk sementara. Selama menjalankan suplementasi ibu tidak diperkenankan untuk memerah ASI karena seluruh ASI yang ada sebaiknya diberikan kepada bayi melalui menyusui saja.

Sebaiknya suplementasi dilakukan di bawah pengawasan dokter laktasi. Mengenai dosis yang diperlukan selama menjalankan proses suplementasi semuanya di bawah pengawasan dokter laktasi dan diharuskan konseling terlebih dahulu.

Hal yang harus diperhatikan saat menjalankan suplementasi :

  1. Saat akan melakukan suplementasi biasanya diikuti dengan meminum obat-obatan khususnya yang berfungsi untuk merangsang produksi ASI dan juga menjalani akupuntur ASI sesuai anjuran dokter laktasi.
  2. Pada ibu adopsi, sebaiknya berkonsultasi langsung dengan dokter laktasi jika ingin menyusui bayi adopsi.
  3. Suplementasi terkadang terlihat cukup merepotkan. Memang pada dasarnya mempersiapkan semua hal ini terlihat merepotkan namun percayalah, dengan keinginan yang teguh dan kepatuhan pada pelaksanaan suplementasi dipandu oleh dokter laktasi yang mengerti maka hasil yang didapatkan sebanding dengan usaha keras kita.
  4. Suplementasi sebaiknya diawasi oleh dokter laktasi sehingga hasil yang didapatkan maksimal dan tidak terjadi kekeliruan dalam pelaksanaannya.

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.