Hi, saya dr. Willey Eliot, M.Kes.

Nama saya dr. Willey Eliot, M.Kes. dan saya adalah seorang dokter laktasi, konsultan laktasi dan konselor laktasi. How can I help? Isi pesan Anda dan klik tanda panah untuk chatting dengan saya via whatsapp.

Rambut Rontok Setelah Melahirkan adalah Normal dan Bisa Diatasi

RAMBUT RONTOK SETELAH MELAHIRKAN ADALAH NORMAL DAN BISA DIATASI

 Rambut rontok setelah melahirkan sering membuat panik para wanita. Satu kondisi ini dikhawatirkan akan menyebabkan kebotakan sehingga mengurangi kepercayaan diri mereka.

Sebenarnya, kerontokan rambut pada ibu yang baru melahirkan umumnya sesuatu yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Kejadian ini biasanya akan menimpa kaum wanita pada beberapa bulan awal sejak kelahiran anak mereka. Namun seiring berjalannya waktu, beberapa kondisi ini akan membaik dan rambut akan kembali tumbuh normal setidaknya hingga tahun pertama usia anak.

Sebenarnya, kerontokan rambut terjadi setiap hari dan hal tersebut merupakan siklus pertumbuhan rambut yang normal. Hanya saja, saat perempuan menjalani proses kehamilan, mereka tidak mengalami siklus kerontokan rambut seperti pada umumnya. Hal ini dikarenakan kadar hormon estrogen di dalam tubuh mengalami lonjakan sehingga memperpanjang fase pertumbuhan rambut atau lebih sedikit rambut yang mengalami kerontokan.

Itulah kenapa selama masa kehamilan, para wanita dapat memiliki rambut yang tebal dibandingkan sebelum hamil. Dengan kata lain, fenomena kerontokan rambut setelah melahirkan merupakan kejadian yang erat kaitannya dengan jumlah hormon di dalam tubuh. Jangan panik dan terburu-buru beranggapan bahwa tubuh sedang mengalami kekurangan gizi atau vitamin.

Setelah melahirkan, produksi estrogen kembali ke tingkat normal dan rambut yang seharusnya sudah rontok akan melanjutkan ke siklus normal. Itulah kenapa jumlah rambut yang rontok terlihat lebih banyak dari biasanya. Kondisi ini biasanya berlangsung pada beberapa bulan awal setelah melahirkan hingga si kecil berusia 6 bulan.

Cara yang tepat dalam menghadapi kerontokan rambut setelah melahirkan :

  1. Perlakukan rambut dengan lembut.

Soal menghadapi masalah rontok setelah melahirkan, memperlakukan rambut dengan lembut  setidaknya bisa mengurangi tingkat keparahannya. Perlakukan lembut tersebut antara lain dengan mengaplikasikan gaya rambut yang minim tekanan. Untuk itu, hindari mengepang, menguncir, dan mengikat rambut ekor kuda. Pastikan juga untuk menyisir rambut dengan lembut terutama saat rambut sedang basah setelah keramas karena pada saat inilah kondisi rambut lebih rapuh sehingga rawan patah atau rontok.

  1. Kurangi pemakaian pengering atau pelurus rambut.

Agar rambut terhindar dari kerusakan lebih lanjut, mengurangi pemakaian pengering atau pelurus rambut bisa menjadi pertimbangan utama. Jika merasa tidak nyaman karena rambut yang basah, pastikan alat yang digunakan diatur pada tingkat efektivitas yang lebih rendah.

  1. Hati-hati saat memakai konditioner.

Pemakaian konditioner yang membuat rambut terlihat lemas dan jatuh-jatuh, menjadikannya terlihat lebih tipis. Aplikasikan konditioner hanya pada bagian ujung rambut saja dan sementara waktu hindari terkena kulit kepala.

  1. Gunakan shampo penebal rambut.

Demi mengantisipasi rambut rontok setelah melahirkan, cobalah untuk menggunakan shampo penebal rambut. Produk sejenis ini, umumnya memiliki protein yang berguna melapisi rambut. Selain jenis ini, shampo dan konditioner yang mengandung biotin dan silika juga diprediksi bisa membantu para perempuan melewati fase yang dirasa mengkhawatirkan ini.

  1. Mengkonsumsi makanan-makanan yang sehat.

Untuk membantu pertumbuhan rambut kembali, setelah melahirkan di atas masih belum bisa melegakan hati, disarankan untuk mengonsultasikannya dengan dokter demi bisa mendapatkan penanganan medis yang lebih efektif.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.