Hi, saya dr. Willey Eliot, M.Kes.

Nama saya dr. Willey Eliot, M.Kes. dan saya adalah seorang dokter laktasi, konsultan laktasi dan konselor laktasi. How can I help? Isi pesan Anda dan klik tanda panah untuk chatting dengan saya via whatsapp.

Pemberian Vaksin Cacar Pada Anak

PEMBERIAN VAKSIN CACAR PADA ANAK

Vaksin cacar ini penting loh moms, emang sih cacar itu umumnya ringan, tapi ada juga yang ngalamin kondisi yang lebih berat, contohnya infeksi kulit yang parah, gangguan pernapasan, kerusakan otak bahkan kematian.

Vaksin cacar ini dapat menyebar melalui kontak langsung dengan penderita cacar air dan melalui udara. Saat penderita cacar air batuk atau bersin, maka virus cacar air dapat menyebar melalui udara dan menular ke orang lain. So, vaksinasi cacar air itu penting ya moms.

Vaksin cacar air merupakan vaksin yang diberikan untuk mencegah virus Varicella Zoster yang menjadi penyebab penyakit cacar air. Vaksin ini terbuat dari vaksin yang sudah dilemahkan sehingga saat vaksin ini disuntikkan ke tubuh, sistem imunitas tubuh menjadi lebih baik dalam melawan virus Varicella Zoster.

Kapan Sih Waktunya Vaksin Cacar Air?

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan pemberian cacar air pada usia di atas 12 bulan, dengan usia terbaik sebelum memasuki Sekolah Dasar (SD). Meski vaksin cacar air dapat membuat imunitas tubuh lebih baik dalam melawan virus penyebab cacar air, bukan berarti seseorang yang telah melakukan vaksinasi menjadi sepenuhnya kebal terhadap virus ini.

Risiko terkena penyakit cacar air tetap ada, namun risiko terkena penularan akan lebih kecil atau cenderung mengalami cacar air dengan tingkat yang lebih ringan. Ini ditandai dengan munculnya ruam atau bintik yang lebih sedikit, lebih cepat sembuh, atau tidak mengalami demam saat infeksi cacar air terjadi.

Selain itu, pemberian vaksinasi cacar air juga bermanfaat dalam mencegah terjadinya komplikasi yang lebih berbahaya akibat infeksi Varicella seperti :

  1. Munculnya bekas luka atau jaringan parut.
  2. Selulitis atau infeksi bakteri pada kulit.
  3. Pneumonia
  4. Ensefalitis/ radang otak.
  5. Reaktivasi virus Varicella yang menyebabkan herpes zoster.
  6. Gangguan perdarahan hingga sopsis.

Efek samping dari vaksin cacar air : Timbulnya rasa sakit pada sekitar lengan lokasi suntikan vaksin, demam ringan, sakit kepala, batuk, hidung tersumbat, nyeri otot, mual, muntah, sakit perut diare, kesulitan tidur, kejang.

Bagi anak-anak yang menderita penyekit kanker atau penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh, baru saja menerima transfusi darah atau sedang dalam pengobatan juga sebaiknya berhati-hati menerima vaksin ini. Selain itu, pada anak yang pernah mengalami alergi pada saat vaksinasi sebelumnya, pemberian vaksin harus lebih waspada. Inilah pentingnya menyampaikan riwayat kesehatan anak pada dokter mengenai saat yang tepat memberikan vaksin cacar air pada anak. Kalau memang kondisinya oke untuk di vaksinasi, sebaiknya segera dilakukan, soalnya semakin anak gede, efek dari cacar air bisa lebih parah.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.