Hi, saya dr. Willey Eliot, M.Kes.

Nama saya dr. Willey Eliot, M.Kes. dan saya adalah seorang dokter laktasi, konsultan laktasi dan konselor laktasi. How can I help? Isi pesan Anda dan klik tanda panah untuk chatting dengan saya via whatsapp.

Let Down Reflex Saat Menyusui

LET DOWN REFLEX SAAT MENYUSUI 

Let Down Reflex (LDR) adalah refleks keluarnya ASI dari payudara. Refleks ini refleks yang terjadi ketika saraf dalam payudara terstimulasi (baik oleh hisapan bayi ataupun pompa ASI) dan memberi sinyal untuk mengeluarkan hormon oksitosin.

Oksitosin adalah hormon yang memicu otot-otot sel penghasil ASI berkontraksi dan mengalirkan ASI keluar. Lama stimulasi hingga refleks terjadi bervariasi pada setiap wanita dan juga bervariasi pada setiap waktu menyusui. Namun biasanya berada dalam hitungan detik hingga menit.

Bagaimana Mengenali LDR?

  1. Sensasi geli
  2. Payudara tiba-tiba terasa penuh, bila diraba terasa kencang dan kadang berbenjol
  3. ASI menetes dari payudara sebelah yang tidak disusui atau dipompa

Tanda paling jelas terjadinya LDR adalah perubahan pola hisapan bayi, dari hisapan cepat dangkal ke hisapan lambat dalam yang berirama. Hisapan lembut dalam ini adalah hisapan yang sesungguhnya, dalam arti bayi sedang menyusu secara efektif.

Pada sebagian ibu, ketika mereka menyusui dengan 1 payudara maka payudara lainnya juga ikut menetes. Ini dikarenakan pengaruh “Let Down Reflex (LDR)”. Dengan Milk Collection Shell @medela, tetesan-tetesan tersebut bisa ditampung untuk kemudian dijadikan sebagai stok ASIP, digunakan sebagai alternatif penampung ASI yang keluar menetes dengan sendirinya saat melakukan aktivitas sehari-hari. Digunakan dibelakang bra sehingga bra tidak basah.

Apa Saja Yang Dapat Memicu LDR?

  1. Berfikir positif.

Kecemasan akan sedikitnya jumlah ASI yang dihisap bayi maupun yang dipompa dapat semakin menekan produksi ASI.

Tarik napas perlahan dan dalam saat menyusui maupun memompa. Sebagian ibu terbantu dengan minum air hangat atau mendengarkan musik yang menenangkan. Mandi air hangat atau mengompres payudara dengan air hangat sebelum menyusui/memompa juga dapat membantu.

  1. Pijat payudara dengan lembut.

Pegang payudara dengan tangan seperti membentuk huruf C , kemudian pijat ke arah ketiak dengan gerakan seperti menggulung. Lakukan ini beberapa menit sebelum menyusui atau memompa.

  1. Pikirkan bayi anda.

Umumnya ASI akan lebih mudah keluar ketika moms dekat dengan bayi. Ketika moms berada jauh darinya, foto, video, atau suara tangisan bayi dapat membantu menstimulasi.

5. Dukungan.

Pijatan pada bahu dan punggung oleh suami atau orang lain akan membantu moms untuk rileks ketika sedang menyusui.

Let Down Reflex (LDR) akan sulit terjadi apabila moms cemas, sangat lelah, sedang marah, atau kesakitan. Tapi bukan berarti moms tidak bisa menyusui dalam kondisi-kondisi tersebut. Menyusui merupakan proses yang luar biasa. Dukungan dari pasangan, keluarga, sahabat, komunitas, dan lingkungan, dapat membantu ibu mengatasi berbagai stress dan tetap sukses dalam menyusui.

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.