Hi, saya dr. Willey Eliot, M.Kes.

Nama saya dr. Willey Eliot, M.Kes. dan saya adalah seorang dokter laktasi, konsultan laktasi dan konselor laktasi. How can I help? Isi pesan Anda dan klik tanda panah untuk chatting dengan saya via whatsapp.

Kenali Gejala Gangguan Gagal Tumbuh Pada Anak

KENALI GEJALA GANGGUAN GAGAL TUMBUH PADA ANAK 

Masa balita merupakan periode emas untuk pertumbuhan dan perkembangan si kecil, sehingga ibu perlu memberikan perhatian ekstra terutama seputar tumbuh kembangnya. Memantau tumbuh kembang yang mudah adalah dengan menimbang berat badan si kecil setiap bulan. Jika berat badan si kecil tidak naik atau cenderung turun dari berat bulan sebelumnya. Ibu perlu mewaspadai kemungkinan si kecil mengalami gangguan pertumbuhan.

Penyebab Gagal Tumbuh Pada Balita

Gagal tumbuh atau disebut Failure To Thrive, menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) adalah suatu kondisi pada anak yang ditandai oleh kenaikan berat badan yang tidak sesuai, berat badan yang tidak naik, atau bahkan turun dibandingkan pengukuran sebelumnya. Berdasarkan grafik pertumbuhan, tidak sedikit balita yang mengalami gagal tumbuh, bahkan penelitian menyebutkan sebanyak 27 % bayi mengalami gagal tumbuh selama 1 tahun pertamanya.

Gagal tumbuh tidak berdiri sendiri seperti sebuah penyakit, melainkan gejala dari penyakit yang harus ditelusuri asal penyebabnya. Menurut American Family Physician, gagal tumbuh dapat disebabkan oleh faktor organic (kondisi medis anak) atau non-organik (lingkungan, sosial). Namun, dalam prakteknya gagal tumbuh dibedakan menjadi jumlah dan kualitas asupan kalori yang tidak sesuai. Penyerapan kalori yang tidak sempurna, hingga kebutuhan kalori yang meningkat dalam kalori medis tertentu.

Asupan kalori yang tidak sesuai bisa terjadi karena :

  1. Pemberian ASI atau makanan pendamping ASI yang tidak tepat.
  2. Makanan yang diberikan tidak sesuai dengan usianya.
  3. Ketersediaan makanan yang tidak memadai.
  4. Stres pada balita yang menyebabkan nafsu makannya berkurang.
  5. Gangguan anatomi dari saluran cerna, seperti bibir sumbing atau penyempitan pada saluran cerna.

Cara Mengatasi Gagal Tumbuh

Hal pertama yang bisa ibu lakukan untuk si kecil adalah memberikan nutrisi yang cukup dan pola asuh yang baik. Penelitian membuktikan bahwa tingkat pengetahuan ibu berhubungan dengan status gizi si kecil. Pengetahuan gizi ibu berperan dalam menentukan pertumbuhan dan perkembangan si kecil yang terlihat dari status gizinya. Sebaiknya ibu berkonsultasi dengan DSA bila proses gagal tumbuh masih berlanjut, sampai berat badan bayi menjadi ideal.

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.