Hi, saya dr. Willey Eliot, M.Kes.

Nama saya dr. Willey Eliot, M.Kes. dan saya adalah seorang dokter laktasi, konsultan laktasi dan konselor laktasi. How can I help? Isi pesan Anda dan klik tanda panah untuk chatting dengan saya via whatsapp.

KEBUTUHAN MINERAL PADA ANAK

KEBUTUHAN MINERAL PADA ANAK

  • Kalsium (Ca)

Manfaat :

Untuk pertumbuhan tulang, gigi, dan mencegah anak menderita kerapuhan tulang (osteoporosis) saat dewasa nanti. Selain itu, kalsium juga berperan dalam mengatur pembekuan darah dan kontraksi otot.

Sumber :

Susu dan produk olahannya seperti keju, mentega, yoghurt dan es krim. Selain itu, juga ad

pada tempe, tahu, dan produk olahan kedelai, serta ikan salmon.

Kebutuhan :

Bayi memerlukan 300-400 mg kalsium perhari, sedangkan anak usia balita memerlukan sekitar 500 mg perhari nya.

  • Zat Besi (Fe)

Manfaat :

Membantu pembentukan hemoglobin (zat warna dalam sel darah merah yang berfungsi mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Sebenarnya bayi lahir dengan persediaan zat besi alami yang membantu dalam proses tumbuh kembangnya. Tetapi, setelah berusia 6 bulan, persediaan ini mulai berkurang.

Sumber :

Hati, daging sapi, kuning telur, buah-buahan, dan roti.

Kebutuhan :

Bayi memerlukan sekitar 3-5 mg zat besi perhari, sedangkan balita sekitar 8-9 mg perhari.

  • Seng (Zn)

Manfaat :

Membantu proses pembentukan sel  dan membantu otak menghantarkan informasi genetik dalam sel. Seng juga bermanfaat dalam proses pertumbuhan, penyembuhan luka, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Sumber :

Terkandung dalam bahan makanan tiram, daging sapi, hati, kacang-kacangan.

Kebutuhan :

Bayi memerlukan 3-5 mg seng perhari, dan anak balita memerlukan sekitar 8-10 mg perhari.

  • Yodium (I)

Manfaat :

Diperlukan untuk pembentukan hormon tiroksin yang diproduksi kelenjar tiroid. Hormon tiroksin dibutuhkan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan, mengatur suhu tubuh, reproduksi, fungsi otot dan saraf. Selain itu, yodium juga berperan dalam pembentukan sel darah merah & pembentukan protein.

Sumber :

Yang utama ada pada makanan yang berasal dari laut, seperti udang, ikan, tiram, juga garam beryodium.

Kebutuhan :

Bayi sampai balita memerlukan sekitar 50-90 mcg perhari.

  • Magnesium (Mg)

Manfaat :

Berperan penting dalam proses metabolisme energi. Selain itu magnesium berperan dalam transmisi saraf, termasuk di dalamnya mengatur fungsi vital tubuh seperti detak jantung, relaksasi otot, dan mencegah pembekuan darah. Di dalam tubuh, magnesium bekerjasama dengan kalsium dalam pembentukan tulang dan gigi.

Sumber :

Kacang-kacangan, alpukat, buncis, daging, susu, dan coklat.

Kebutuhan :

Bayi membutuhkan sekitar 55 mg perhari, sedangkan balita sekitar 70-100 mg perhari.

  • Potasium/Kalium (K)

Manfaat :

Antara lain untuk kontraksi otot, mengatur detak jantung, penghasil energi, serta sebagai bahan pembentuk materi genetik dan protein. Selain itu, potasium juga berfungsi mengatur keseimbangan muatan listrik dalam cairan tubuh yang bertugas menghantarkan rangsangan dari satu sel saraf ke sel saraf yang lain.

Sumber :

Terutama ada pada pisang, alpukat, serta sayuran dan serelia.

Kebutuhan :

Bayi memerlukan sekitar 500-700 mg perhari, sedangkan balita 400-1000 mg perhari.

  • Selenium (Se)

Manfaat :

Selain vitamin C, E, dan beta karoten, selenium juga berfungsi sebagai anti oksidan. Sangat diperlukan dalam pembentukan enzim glutation peroksidase yang dikenal sebagai enzim yang ampuh untuk anti oksidan. Selenium juga berfungsi mencegah kanker dan penyakit jantung coroner serta meningkatkan kemampuan tubuh untuk menangkal penyakit.

Sumber :

Yang terbaik ada pada makanan hewani, termasuk ikan dan daging sapi, serta whole grain (biji-bijian).

Kebutuhan :

Bayi memerlukan 15-20 mcg perhari, sedangkan balita 20-30 mcg perhari.

  • Mangan (Mn)

Manfaat :

Sebagai zat penghantar dalam proses metabolisme karbohidrat dan lemak, juga berperan dalam pembentukan jaringan ikat dan tulang.

Sumber :

Gandum, buah-buahan seperti nanas, manisan buah, kacang-kacangan, padi-padian, bayam, dan kentang.

Kebutuhan :

Bayi memerlukan sekitar 0,6 mg perhari, sedangkan balita sekitar 1,2-1,5 mg perhari.

  • Fosfor (P)

Manfaat :

Bersama-sama kalsium berfungsi dalam mencegah pengapuran tulang dan gigi. Selain itu, juga berfungsi mengatur pengalihan energi dalam metabolisme, dan mengatur keseimbangan asam basa cairan tubuh.

Sumber :

Daging sapi, ikan, telur, keju, susu, kacang-kacangan.

Kebutuhan :

Bayi membutuhkan sekitar 200-250 mg perhari, sedangkan balita sekitar 250-400 mg perhari.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.