Hi, saya dr. Willey Eliot, M.Kes.

Nama saya dr. Willey Eliot, M.Kes. dan saya adalah seorang dokter laktasi, konsultan laktasi dan konselor laktasi. How can I help? Isi pesan Anda dan klik tanda panah untuk chatting dengan saya via whatsapp.

Cluster Feeding

CLUSTER FEEDING (BAYI SERING MENYUSU DENGAN JEDA WAKTU YANG SINGKAT)

 Cluster feeding adalah kondisi dimana bayi banyak menyusu, atau lebih sering menyusu dengan jeda waktu yang singkat. Seperti setiap satu jam, atau malah setiap setengah jam. Hal ini membuat ibu sulit melakukan pekerjaan lain karena tuntutan dari si kecil untuk menyusu yang harus dipenuhi. Cluster feeding biasanya terjadi dalam waktu-waktu tertentu, seperti siang hari saja, atau malam hari saja. Sementara diwaktu yang lain bayi bisa bertahan lebih lama tanpa menyusu.

Cluster feeding biasanya terjadi pada bayi baru lahir, namun moms tidak perlu khawatir karena hal tersebut merupakan perilaku yang normal. Kemungkinan bayi juga akan menjadi rewel saat ia mengalami cluster feeding. Yang pasti, perilaku yang sering menyusu ini bukanlah pertanda bahwa suplai ASI moms kurang, hal ini biasa terjadi pada bulan-bulan pertama kehidupan bayi. Jadi, jangan beralih menggunakan susu formula hanya karena moms berfikir ASI saja tidak cukup untuknya. Tetap menyusui dengan sabar dan tangani kerewelannya dengan tenang.

Penyebab Cluster Feeding

  1. Growth Spurt (Lompatan Tumbuh Kembang Bayi)

Leigh Anne O’Connor, seorang konsultan laktasi yang berbasis di New York mengungkapkan, “Bayi akan mengalami cluster feeding saat ia sedang growth spurt. Saat si kecil mengalami lonjakan pertumbuhan dan membutuhkan lebih banyak kalori, sedangkan satu-satunya sumber energi si bayi adalah ASI, maka tak heran dia jadi lebih sering menyusu. Bayi juga mengalami perubahan tumbuh kembang yang cepat di 6 bulan pertama kehidupannya. Saat bayi mengalami semua hal itu, menyusui adalah hal yang membuatnya tenang dan merasa aman. Sehingga dia jadi lebih sering menyusu.

  1. Adaptasi Tubuh Ibu dalam Memproduksi ASI

Semakin sering bayi menyusu, maka ASI ibu akan lebih banyak diproduksi. Hal ini juga berlaku ketika moms menggunakan pompa ASI, semakin sering pumping, maka ASI yang keluar akan lebih banyak. Tapi kita tidak menyarankan untuk lebih sering pumping dari pada nyusuin. Pumping lebih disarankan untuk ibu yang akan bekerja, jadi untuk ibu rumah tangga tidak disarankan atau diharuskan pumping ya mom. Jadi tidak perlu khawatir suplai ASI akan berkurang selama bayi mengalami cluster feeding, karena produksi ASI menyesuaikan kebutuhan bayi.

Tips Bagi Moms Saat Menghadapi Cluster Feeding :

Ketika bayi atau balita sedang mengalami hal ini, moms pastinya kerepotan untuk memenuhi  tuntutan menyusui yang sangat sering. Karena itu, moms perlu melakukan hal-hal berikut ini :

  1. Cluster Feeding biasanya hanya rutin terjadi di waktu tertentu. Seperti malam hari saja, atau siang hari saja. Setelah mengetahui jadwal rutin ini, moms bisa menerimanya dan menyesuaikan jadwal harian dengan kebutuhan bayi untuk menyusu. Sehingga moms tidak akan merasa stres karena kegiatan harian yang berantakan.
  2. Tetap terhidrasi. Menyusui bisa membuat moms kehausan dan kehilangan banyak kalori. Untuk mengatasinya, selalu sedia air minum di sebelah moms saat menyusui agar bisa minum kapan saja.
  3. Menyamankan diri. Agar moms tidak merasa bosan selama durasi menyusui yang sangat panjang, pastikan moms memilih tempat menyusui yang membuat diri anda merasa nyaman. Juga menyiapkan barang-barang yang bisa membantu moms tetap happy saat menyusui, seperti majalah, televisi, film favorite, dll. Jangan menyusui sambil main gadget atau handphone karena bahaya radiasi untuk bayi.
  4. Makan lebih dulu. Jika sudah mengetahui akan menghambat rutinitas bayi, kapan dia akan mulai sesi cluster feeding nya, moms harus pastikan untuk makan terlebih dahulu. Tentu moms tidak ingin kelaparan saat sedang menyusui, atau makan sambil menyusui yang pastinya tidak nyaman dan berantakan.
  5. Libatkan suami. Durasi yang panjang saat menyusui akan menghambat moms melakukan hal yang diinginkan. Karena itu libatkan suami dalam hal ini. Minta dia untuk menemani moms ngobrol selama menyusui, mengambilkan cemilan dan minuman atau hal lainnya.
  6. Mengatasi bayi rewel. Saat bayi mulai rewel, segeralah bertindak cepat dan tawarkan payudara moms untuk menyusu. Jangan sampai bayi menangis kencang baru moms menyusuinya. Moms juga bisa menggunakan gendongan dan membawanya keluar saat menyusu untuk mengatasi kerewelannya.
  7. Abaikan pekerjaan lain. Ingat, anak moms tidak akan selamanya menjadi bayi. Karena itu tidak ada salahnya mendedikasikan sebagian besar waktu moms untuk menyusuinya. Sebab, dalam beberapa bulan ke depan, dia tidak akan lagi menyusu lebih sering pada ibunya (ketika bayi sudah mulai MPASI).

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.