Hi, saya dr. Willey Eliot, M.Kes.

Nama saya dr. Willey Eliot, M.Kes. dan saya adalah seorang dokter laktasi, konsultan laktasi dan konselor laktasi. How can I help? Isi pesan Anda dan klik tanda panah untuk chatting dengan saya via whatsapp.

Cara Aman Membawa ASIP Saat Perjalanan Mudik

CARA AMAN MEMBAWA ASIP SAAT PERJALANAN MUDIK

Hari raya lebaran adalah momen yang ditunggu untuk mudik ke kampung halaman, untuk bertemu melepas rindu dengan keluarga besar setelah satu tahun lamanya tidak berjumpa. Seluruh persiapan mulai bekal makanan, persediaan obat-obatan, hingga perlengkapan untuk anak-anak tidak boleh terlupakan.

Namun bagaimana dengan anda yang memiliki bayi dan harus memberikan ASI? Dalam beberapa kondisi tidak memungkinkan untuk selalu menyusui, sehingga anda harus menyimpan ASI Perah untuk di bawa selama perjalanan supaya nanti bisa langsung diberikan kepada bayi. Dalam suhu ruang, ASI bisa bertahan 5 jam saja, sedangkan di ruangan AC mampu tahan hingga 8 jam.

Saat melakukan perjalanan ke luar kota, adakah cara yang aman untuk membawa stok ASIP supaya tahan hingga sampai di tujuan? Ini dia tipsnya :

  • Perjalanan Dalam Bus/Kereta

Saat anda memilih menggunakan kendaraan umum untuk mudik, pastikan semua perlengkapan sudah disiapkan, terutama bagi anda yang sedang menyusui. Beberapa ibu sudah terbiasa menyusui di tempat umum menggunakan pakaian yang nyaman untuk mendukung aktivitas ini, namun sebagian ibu menyusui lainnya lebih memilih untuk memberikan ASI menggunakan cup feeder selama  diperjalanan. Dalam kondisi ini, anda memerlukan persiapan lebih matang sebelum berangkat mudik.

Bagi anda yang akan menempuh perjalanan selama 3-4 jam, maka ASI bisa diperah sebelum berangkat. Suhu ruangan akan menjaga kualitas ASI anda selama dalam perjalanan. Sedangkan untuk ibu menyusui yang akan melakukan perjalanan lebih dari 4 jam maka disarankan untuk memompa ASI di sela-sela istirahat di jalan untuk cadangan. Pastikan membawa cooler bag bersamaan dengan botol ASIP, sehingga saat ASI sudah siap di perah anda tidak kebingungan mencari botol penyimpanan.

  • Selama di Pesawat

Mudik menggunakan pesawat terbilang lebih cepat dibandingkan moda transportasi darat seperti bus atau kereta. Untuk penerbangan domestik, anda bisa bernapas lega karena maskapai tidak memberlakukan batasan dalam membawa ASI Perah ke dalam kabin. Jika anda berniat membawa ice pack, laporkan kepada petugas saat check in apakah diperbolehkan atau tidak. Jika petugas tidak mengizinkan dengan alasan ice pack akan mencair, maka mintalah izin untuk menyimpannya ke dalam lemari pendingin di pesawat. Atau supaya lebih aman anda bisa membawa cooler box saja untuk menyimpan stok ASIP.

  • Perjalanan Menggunakan Mobil Pribadi

Perjalanan darat menggunakan mobil memerlukan waktu lebih lama dibandingkan pesawat atau kereta, namun untuk acara mudik akan terasa lebih nyaman karena bersama dengan keluarga. Terutama bagi anda yang mempunyai bayi, berada di tengah keluarga akan membuat si kecil tetap tenang dan nyaman. Terlebih jika harus menyusui, tentu aktivitas ini akan lebih nyaman saat di lakukan di dalam mobil pribadi. Sebelum berangkat tidak perlu memompa ASI, karena anda dapat langsung menyusui kapanpun bayi merasa lapar. Namun, jika suplay ASI melimpah, anda tetap harus rutin memompa supaya kondisi tubuh tetap nyaman. Bawalah  cooler box beserta ice pack selama diperjalanan, untuk menyimpan stok ASI Perah anda hingga sampai di tujuan. Menempatkan 2-4 lempeng ice pack dalam cooler pack dalam cooler box akan bantu mempertahankan suhu beku hingga 8 jam.

Saat mudik menggunakan moda transportasi apapun, yang perlu diperhatikan adalah kondisi ibu harus nyaman saat membawa bayi, sehingga si kecil tetap tenang, tidak akan mudah rewel.

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.