Hi, saya dr. Willey Eliot, M.Kes.

Nama saya dr. Willey Eliot, M.Kes. dan saya adalah seorang dokter laktasi, konsultan laktasi dan konselor laktasi. How can I help? Isi pesan Anda dan klik tanda panah untuk chatting dengan saya via whatsapp.

ASI PERAH (ASIP)

ASI PERAH (ASIP)

 ASIP adalah kepanjangan dari ASI Perah, yang dipersiapkan kurang lebih 1 minggu sebelum kembali bekerja agar mampu memenuhi kebutuhan ASI buah hati saat ditinggal bekerja. Untuk ibu bekerja, satu-satunya cara untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan bayinya adalah dengan ASI Perah. Cara memerah ASI bisa dengan menggunakan tangan dan menggunakan alat pompa ASI (Breast Pump).

  1. Memerah ASI dengan tangan

Cara memerah ASI dengan tangan ini sangat sederhana, tidak perlu biaya dan paling efektif. Langkah-langkah memerah ASI menggunakan tangan.

  1. Cuci tangan sebelum memerah ASI.
  2. Sediakan mangkuk bersih bermulut lebar dan letakkan mangkuk di dekat payudara.
  3. Letakkan ibu jari di batas atas areola, sedangkan jari lain di batas bawah areola.
  4. Tekan areola untuk mempertemukan jari-jari secara beraturan.
  5. Ubah posisi jari ke jam 3 dan jam 9, kemudian mulai lagi memerah. Selain posisi pukul 6-12 dan 3-9, ada juga posisi pukul 2-8 dan 4-10.
  6. Jangan sampai terasa sakit.
  7. Perah satu payudara selama 3-5 menit, kemudian beralih ke payudara lainnya.
  8. Demikian seterusnya bergantian sampai payudara terasa kosong (20-30 menit).

 

  1. Menggunakan Pompa ASI (Breast Pump)

Jika menggunakan pompa, alat pompa ASI elektrik adalah cara bantu pemerahan ASI yang lebh efisien. Hanya saja, harganya relatif mahal. Cara lain yang lebih terjangkau bila punya dana lebih, yaitu menggunakan pompa manual, tapi kekurangan pompa manual ini adalah kita harus memompa lebih lama dibandingkan dengan pompa elektrik dan menggunakan tenaga lebih extra.

Menyusui Bagi Ibu Yang Bekerja

Sering kali alasan pekerjaan membuat seorang ibu berhenti menyusui. Ada beberapa cara nih moms yang dianjurkan untuk ibu menyusui saat ibu bekerja :

  1. Menyusui bayi bayi sebelum ibu bekerja. Menyetok ASI kurang lebih 1 minggu sebelum bekerja, sebagian dimasukkan ke freezer, sebagian lagi dimasukkan ke chiller (kulkas).
  2. ASI dikeluarkan untuk persediaan besok harinya sebelum berangkat bekerja dan saat di kantor (2-3 jam/kali pompa).
  3. ASI yang sudah disimpan dikulkas dapat diberikan kepada bayi saat ibu bekerja setelah dipanaskan/dihangatkan, dengan menggunakan media SELAIN DOT.
  4. Sesering mungkin menyusui bayi pada saat ibu dirumah, dan ganti jadwal meyusui sehingga banyak menyusui di malam hari.
  5. Minum dan makan makanan bergizi dan cukup selama bekerja dan selama menyusui bayinya.
  6. Ibu hsrus cukup istirahat dan tidak boleh stres (kerjaan di rumah seperti : memasak, mencuci, mengepel, dan lain-lain digantikan oleh orang lain).

CARA PENYAJIAN ASIP BEKU

Jangan memasukkan ASI Perah dengan memasukkan botol ke dalam panci dan dimasak sampai air mendidih karena dapat merusak komposisi ASI. Jangan mengocok atau mengaduk ASI Perah, cukup menggoyang pelan botolnya untuk mengembalikan komponen lemak yang terpisah ke atas.

Pemberian ASIP kepada bayi menggunakan prinsip LIFO (Last In First Out). Artinya, hasil perahan yang paling segar agar diberikan terlebih dahulu kepada bayi. Hal ini berguna untuk menjaga kesegaran ASIP agar dengan ASIP yang sudah tersedia di kulkas. Jika hasil perahan yang masih segar tidak mencukupi permintaan si kecil.

MENGHANGATKAN ASIP BEKU

  1. Turunkan ASIP dari freezer ke chiller.
  2. Rendam atau aliri botol ASIP dengan air panas (ingat, menghangatkan ASIP bukan memasak ASIP).
  3. ASI jangan dipanaskan di atas api hingga air mendidih.
  4. Goyang perlahan agar hindmilk dan foremilk menyatu.
  5. Ukur suhu ASIP sebelum disajikan, dengan di teteskan ke punggung tangan.
  6. ASIP beku yang telah dicairkan masih bisa disimpan dalam chiller sampai 24 jam, namun tidak boleh dibekukan lagi.

 

 

 

 

2 komentar untuk “ASI PERAH (ASIP)”

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: