Hi, saya dr. Willey Eliot, M.Kes.

Nama saya dr. Willey Eliot, M.Kes. dan saya adalah seorang dokter laktasi, konsultan laktasi dan konselor laktasi. How can I help? Isi pesan Anda dan klik tanda panah untuk chatting dengan saya via whatsapp.

Apakah Ibu Menyusui Boleh Menjalankan Ibadah Puasa?

APAKAH IBU YANG MENYUSUI BOLEH MENJALANKAN IBADAH PUASA?

Bagi umat muslim di seluruh dunia, baik laki-laki ataupun perempuan, berpuasa pada bulan ramadhan merupakan kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan. Namun, islam memberikan keringanan untuk tidak berpuasa dan membayar hutang puasanya pada lain hari atau membayar fidyah bagi para ibu yang sedang hamil dan yang sedang menyusui.

Ibu yang sedang menyusui boleh berpuasa, namun ada baiknya moms memperhatikan hal-hal berikut agar ibu dan bayi merasa nyaman selama bulan puasa.

  1. Jika si kecil masih di bawah 6 bulan, ada baiknya moms menunda dulu keinginan untuk berpuasa.
  2. Berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Anak Pro ASI jika moms ingin berpuasa saat bayi masih berumur di bawah 6 bulan. Selalu perhatikan kondisi bayi ya moms. Sebaiknya moms tidak berpuasa kenali gejala berikut : frekuensi BAK bayi kurang dari 6 kali per 24 jam, warna urine bayi pekat, ada gejala dehidrasi seperti mulut yang kering, bayi terlihat sangat lemas, kulit tidak lentur, bayi terlihat gelisah seharian, rewel atau berprilaku di luar kebiasaan normalnya, serta saat bayi sedang mengalami diare atau demam sehingga membutuhkan asupan ekstra ASI agar tidak dehidrasi sebaiknya moms berhenti berpuasa. Namun, moms boleh berpuasa jika bayi nyaman, kebutuhan ASI tercukupi, dan bobot badannya berkembang sesuai usianya.
  3. Sebenarnya, bayi bisa menyusu kapan saja walaupun moms berpuasa. Hanya saja, ibu biasanya merasa produksi ASI berkurang saat puasa dan ASI akan berlimpah saat moms sudah berbuka. Hal ini disebabkan oleh hormon oksitosin. Karena itu, usahakan agar bayi lebih banyak menyusu pada malam setelah berbuka hingga waktu sahur.
  4. Pastikan moms tetap makan 3 kali sehari, yaitu saat sahur, berbuka puasa, dan menjelang tidur setelah solat tarawih. Konsumsi makanan sesuai pedoman gizi seimbang, yaitu dengan komposisi 50% karbohidrat, 30% protein, dan 10-20% lemak.
  5. Moms akan merasa lemas setelah menyusui saat berpuasa. Karena itu, beristirahatlah sejenak setelah menyusui anak untuk mengembalikan energi. Selain itu, istirahat juga mampu mengembalikan kondisi psikologis moms sehingga produksi ASI tetap lancar.
  6. Perbanyak minum air putih saat berbuka dan sahur sebanyak 2 liter. Pasalnya cairan tubuh berkurang 2-3 % saat moms berpuasa.
  7. Moms sebaiknya tidak perlu memaksakan diri saat alarm tubuh mengisyaratkan untuk berhenti puasa. Perhatikan kondisi moms jika mulai pusing atau BAK moms mulai pekat, baiknya hentikan dulu puasanya.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.